Wujud Nyata Layanan Bermutu, YAPIS di Tanah Papua Resmikan Prasarana Baru TK dan SD Islam Moderen Al Amin YAPIS Kota Jayapura

Koya Barat (21/10) — Komitmen Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS) di Tanah Papua dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, aman, dan nyaman kembali dibuktikan melalui peresmian prasarana pendidikan baru. Peresmian gedung baru yang meliputi TK Al Amin dan lantai 2 SD Islam Moderen Al Amin YAPIS Koya Barat. Peresmian gedung megah tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum YAPIS Pusat di Tanah Papua, Dr. Drs. H. Muhammad Musa’ad, M.Si., didampingi jajaran pengurus pusat serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd.
Perluasan Fasilitas untuk Sekolah Pionir dan Modern





Dalam sambutannya, Ketua Umum YAPIS Pusat, Dr. Drs. H. Muhammad Musa’ad, M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus YAPIS Cabang Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Drs. H. Hadiyana, M.M., yang terus bekerja keras menembus berbagai keterbatasan demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Papua melalui jalur pendidikan.
“Kalau tidak ada gerakan dari ketua dan teman-teman, ‘DAK’ itu bisa pergi ke tempat lain. Awalnya dak itu tidak ada pemiliknya dan tidak ada tempelnya, tetapi atas upaya kita, sekarang ada stempelnya bahwa dak ini untuk pembangunan YAPIS di Koya, khususnya TK Al Amin,” ungkap Musa’ad dalam arahannya.

Fasilitas baru yang diresmikan meliputi 7 ruang kelas baru dan 1 dapur pendukung Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di TK Al Amin, serta 5 ruang kelas baru, 1 ruang kepala sekolah, dan 1 ruang pendukung di lantai dua SD Islam Moderen Al Amin. Pembangunan gedung TK bersumber dari bantuan Dinas Pendidikan Kota Jayapura, sementara gedung SD didukung oleh dana YAPIS Cabang dan YAPIS Pusat.
Sebagai informasi, TK Al Amin YAPIS merupakan salah satu pionir Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Koya Barat yang berdiri sejak tahun 1986 dan kini mendidik 107 murid.
Sementara itu, SD Islam Moderen Al Amin YAPIS Koya Barat yang berdiri sejak tahun 2023 kini telah menampung 134 siswa. Penggunaan label “moderen” menegaskan komitmen sekolah yang berbasis teknologi (IT), namun tetap memegang teguh karakter ke-Islam-an khas YAPIS serta menghargai kearifan lokal.
Menyongsong Digitalisasi dan Membangun Karakter Kebangsaan
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum YAPIS Pusat juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, khususnya era digitalisasi saat ini. Sebagai bentuk kecintaan kepada tanah air dan upaya membangun karakter peserta didik, Musa’ad menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di bawah naungan YAPIS – mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi – untuk menghentikan sejenak aktivitas belajar pada pukul 10.00 pagi guna berdiri sempurna dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
“Kita harus menjadi ujung tombak untuk membangun karakter anak-anak kita dan menumbuhkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Menghadirkan YAPIS sebagai Rahmatan Lil Alamin di Tanah Papua
Keseriusan YAPIS dalam membangun pendidikan dan memperluas akses layanan bermutu tidak hanya berpusat di satu wilayah. Melalui keterlibatan aktif di dalam Forum Yayasan Pelopor Pendidikan (YAPORDIK) di Tanah Papua bersama YPGI, YPPK, YPK, dan YPA, YAPIS terus memperkuat sinergi lintas yayasan. Melalui semangat I-K-H-L-A-S (Integritas, Kolaborasi, Humanis, Loyalitas, Adaptif, dan Solidaritas) serta mengusung visi besar Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin (rahmat bagi seluruh alam), YAPIS di Tanah Papua berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat luas bagi masyarakat, umat, bangsa, dan negara.








